Jakarta-Balikpapan-Samarinda-Bontang (Part One)
Bontang, 21 Oktober 05:19
Perjalanan dimulai pukul 8:30 WIB, menuju ke Terminal keberangkatan terminal 2 dengan Blue Bird. Tiba pukul 9:15 membuat aku sedikit nyantai melenggang masuk ruang boarding, tapi karena masih menunggu hingga 10:45 maka aku memutuskan untuk menunggu di selasar menuju ruang boarding, tidak rame dan bisa bertelepon ria tanpa ada yang memperhatikan. Kursi panjang yang berisi 5 buah kursi telah aku kuasai dengan1 tas rangsel bungkusan JCo dan bungkusan Roti Boy serta satu kursi telah aku taruh tas oleh-oleh. sedangkan 2 kursi lainnya aku pakai duduk…emmm untung gak di terminal 1, bisa-bisa dipelototin ma orang. Sebelum mengalihkan telepon flexi kesayangan ke Flexi Combo, aku berpamitan denga orang-orang yang belum sempat aku pamitin sekalian mengucapkan Mohon maaf lahir batin. Setelah itu aku mulai membaca PSAK 50 dan 55…gila udah liburan masih aja ada tugas membaca..uuhh dasar si Boss gak mau rugi deh :(. Memperhatikan orang-orang yang lalu lalang mengalihkan sebagian perhatian aku dr bacaan.Emmmm ada yang lumayan juga di perhatiin, terutama bule-bule..hihiihih ternyata ada juga yang terbang ke Balikpapan. Setelah pukul 10:15 aku mulai masuk ke ruang boarding, tanpa memperhatikan orang yang memandang aku menuju ke arah depan TV Flat, karena hanya disana yang masih ada 5 kursi kosong panjang…teteeep!!! Masih membaca buku PSAK, bule di belakang sudah muali memandangi..hihihi, tapi sok cuek doank, ehhh enggak juga sih, lagi malas ngobrol aja. Menjelang boarding dibuka semankin banyak yang masuk memaksa aku untuk mulai menurunkan barang-barang yang berada di kursi dan mepersilahkan mereka duduk. Jam 10:45 pintu mulai dibuka, orang-2 mulai mengantri untuk masuk ke pesawat, aku masih duduk karena mels untuk berdiri mengantri, dan alhasil aku adalah penumpang yang terakhir masuk ke pesawat. Menduduki kursi 14A bersama Pasutri, menengok keseliling tidakada yang enak untuk dilihatin, kali ini aku kembali meneruskan membaca, tapi kali ini Novel Devil in Prada, cukup lama juga menyelesaikan novel satu ini, karena menggunakan Bahasa Inggris prokem. Tidak bisa mengartikan perkalimat aku hanya mengambil inti disetiap kalimatnya cukup membantu untuk mengerti dan memahami bahasanya.Penerbangan kali ini kurasakan agak sedikit lama, apa karena aku pun puasa sehingga tidak bisa menikmati hidangan dipesawat? Lumayan bisa dapat 1 chapter untuk hari ini masih ada 12 chapter lagi.
Tiba di Bandara Balikpapan sekitar pukul 12:45 WIB atau 13:45 WITA, selisih 1jam dengan Jakarta. Aku salah info ke Bapak , sepertinya beliau terlalu lama menunggu kedatanganku. Berubah dari rencana Bapak akhirnya menjemput aku. Beliau berangkat pukul 6 pagi Bontang dan nyampe Balikpapan pukul 11 Siang. Ditempat pengembalian barang, tidak sengaja berjumpa kembali dengan si bule, sebenarnya pada saat menunggu pintu pesawat dibuka, si bule yang ternyata duduk 4 baris didepan sudah melihat ke arah aku, aku lupa apakah aku tersenyum ata tidak ya….btw sekarang aku sudah di depan dia menunggu bagasi, si bule mulai mendekati dan menyapa…eng..ing…onggg…!!! dimulailah bahasa inggris tarzanku, aku cuek saja yang penting dia mengerti apa yang kumaksud dan akupun mengerti maksud pembicaraanya.
His name Dennis Thomson, Surface Solutions Manager Middle East Halliburton, oil and gas company. Emmm memang expatriat/bule yang datang ke Balikpapan kalau gak berhubungan dengan minyak yang pasti berhubungan dengan gas dan pertambangan.Lucu, cubby, hehehhe"nice to meet him", kami pun bertukaran name card, dia berjanji akan menemuiku apabila ke Jakarta, ya lumayan menambah-nambah teman,dan terutama adalah melatih bahasa inggris aku.
Bapak sudah menunggu di depan pintu kelaur, dan kamipun memulai "adventure" kami.
To be continue….part 2